Desa Sanggrahan merupakan desa yang terletak di selatan Desa Cemani, sebelah timur Desa Manang, sebelah barat Desa Kwarasan, sebelah utara Desa Gedangan. Luas daerah: 184,3535 km². Jumlah penduduk: 8.807 jiwa, kepadatan 29 jiwa/km².
Potensi yang dimiliki berupa sumber daya manusia, dalam hal ini kader kesehatan yang aktif sebanyak 95 orang. Potensi lahan pekarangan masih bisa dialokasikan untuk konservasi toga. Mata pencaharian masyarakat sebagian besar berdagang, di antaranya dengan membuka beberapa toko herbal. Desa Sanggrahan juga sudah memiliki Kampung KB sebagai wahana pengembangan kegiatan dalam bidang kesehatan.
Tujuan pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan:
Ketua Program Pemberdayaan Desa Binaan, Rina Sri Widayati, SKM., S.Keb., M.Kes., mengatakan bahwa program kerja tahun kedua ini merupakan lanjutan dari program pertama. Program ini menitikberatkan pada kebermanfaatan dan pemberdayaan dari hulu ke hilir sebagai fokus kegiatan pengabdian tahun ke-2. Ucapan terima kasih disampaikan atas pendanaan yang telah diberikan oleh Kemendikti Ristek, sehingga pada tahun 2025 program ini bisa dilanjutkan dengan skema pemberdayaan berbasis wilayah, dengan ruang lingkup Desa Binaan. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Rektor Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Ibu Riyani Wulandari, M.Kep., sehingga program ini bisa terlaksana. Program kerja dilaksanakan sejak Juni–September 2025.
Tim PDB terdiri dari 4 dosen Universitas ‘Aisyiyah Surakarta dan Universitas Sebelas Maret Surakarta, serta 6 mahasiswa dari Program Studi Sarjana Kebidanan, Sarjana Teknologi Informasi, dan Sarjana Bisnis dan Ritel.
Mitra yang dilibatkan ada 2, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pos Kesehatan Desa. Kegiatan yang dilaksanakan dilakukan secara komprehensif dengan fokus dari hulu ke hilir.
Hasil kegiatan berupa peningkatan pengetahuan dan perilaku, kemampuan mengelola lahan toga, kemampuan produksi toga, kemampuan pemasaran, serta peningkatan pendapatan dari hasil produksi jahe, serai, dan kelor.
Kepala Desa Sanggrahan, Bapak Sutarman, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif karena mampu memberdayakan kader Desa Sanggrahan. Beliau berharap kegiatan bisa berkelanjutan, serta mengucapkan terima kasih kepada Kemendikti Ristek yang telah membantu merealisasikan kegiatan PDB yang diketuai Ibu Rina dari Universitas ‘Aisyiyah Surakarta bersama Bapak Dr. Suratman dari Universitas Sebelas Maret Surakarta.