Loading...

PROGRAM PEMBERDAYAAN DESA BINAAN PENDANAAN KEMENDIKTISAINTEK 2025

  2025-09-02    Refi Adi   Berita   32
2025-12-09_075142_post.png

Desa Sanggrahan merupakan desa yang terletak di selatan Desa Cemani, sebelah timur Desa Manang, sebelah barat Desa Kwarasan, sebelah utara Desa Gedangan. Luas daerah: 184,3535 km². Jumlah penduduk: 8.807 jiwa, kepadatan 29 jiwa/km².
Potensi yang dimiliki berupa sumber daya manusia, dalam hal ini kader kesehatan yang aktif sebanyak 95 orang. Potensi lahan pekarangan masih bisa dialokasikan untuk konservasi toga. Mata pencaharian masyarakat sebagian besar berdagang, di antaranya dengan membuka beberapa toko herbal. Desa Sanggrahan juga sudah memiliki Kampung KB sebagai wahana pengembangan kegiatan dalam bidang kesehatan.

Tujuan pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan:

  1. Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kader kesehatan sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan, sehingga mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Sanggrahan.
  2. Mengembangkan potensi sumber daya alam (pekarangan dan lahan kosong) yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya toga (jahe, serai, dan kelor) sebagai sumber nutrisi kesehatan, di antaranya untuk anemia serta dismenore/nyeri menstruasi sebagai salah satu masalah kesehatan reproduksi pada remaja, serta menghasilkan produk olahan yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sanggrahan.
  3. Mengimplementasikan strategi pelayanan kebidanan komunitas, mulai dari pendekatan edukatif, pelayanan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, hingga pemanfaatan fasilitas dan potensi yang ada di masyarakat.
  4. Menciptakan generasi emas, dimulai dari calon pengantin yang sehat.
  5. Meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sanggrahan.
  6. Menerapkan teknologi berbasis website sebagai salah satu sistem informasi kesehatan.

Ketua Program Pemberdayaan Desa Binaan, Rina Sri Widayati, SKM., S.Keb., M.Kes., mengatakan bahwa program kerja tahun kedua ini merupakan lanjutan dari program pertama. Program ini menitikberatkan pada kebermanfaatan dan pemberdayaan dari hulu ke hilir sebagai fokus kegiatan pengabdian tahun ke-2. Ucapan terima kasih disampaikan atas pendanaan yang telah diberikan oleh Kemendikti Ristek, sehingga pada tahun 2025 program ini bisa dilanjutkan dengan skema pemberdayaan berbasis wilayah, dengan ruang lingkup Desa Binaan. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Rektor Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Ibu Riyani Wulandari, M.Kep., sehingga program ini bisa terlaksana. Program kerja dilaksanakan sejak Juni–September 2025.

Tim PDB terdiri dari 4 dosen Universitas ‘Aisyiyah Surakarta dan Universitas Sebelas Maret Surakarta, serta 6 mahasiswa dari Program Studi Sarjana Kebidanan, Sarjana Teknologi Informasi, dan Sarjana Bisnis dan Ritel.

Mitra yang dilibatkan ada 2, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pos Kesehatan Desa. Kegiatan yang dilaksanakan dilakukan secara komprehensif dengan fokus dari hulu ke hilir.

  • Kegiatan pada mitra KWT meliputi: panen hasil penanaman toga tahun pertama (jahe, serai, dan kelor), sarasehan desa, pendampingan produksi, kemasan dan pemasaran, produksi mandiri oleh mitra, serta expo hasil produksi dalam kegiatan Grebeg Tempe di Desa Sanggrahan.
  • Kegiatan pada mitra Pos Kesehatan Desa meliputi: sarasehan desa “Rembug Stunting”, pelatihan penggunaan kit kader pintar, produksi camilan berbahan dasar kelor, distribusi camilan sehat kepada balita, serta expo dengan pemeriksaan balita dan ibu dalam kegiatan Grebeg Tempe di Desa Sanggrahan. Selain itu, juga dilakukan penyerahan dan penggunaan alat teknologi untuk kedua mitra.

Hasil kegiatan berupa peningkatan pengetahuan dan perilaku, kemampuan mengelola lahan toga, kemampuan produksi toga, kemampuan pemasaran, serta peningkatan pendapatan dari hasil produksi jahe, serai, dan kelor.

Kepala Desa Sanggrahan, Bapak Sutarman, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif karena mampu memberdayakan kader Desa Sanggrahan. Beliau berharap kegiatan bisa berkelanjutan, serta mengucapkan terima kasih kepada Kemendikti Ristek yang telah membantu merealisasikan kegiatan PDB yang diketuai Ibu Rina dari Universitas ‘Aisyiyah Surakarta bersama Bapak Dr. Suratman dari Universitas Sebelas Maret Surakarta.